Jumat, 19 Februari 2016

KUASA MENGUCAP SYUKUR



KUASA MENGUCAP SYUKUR

I Tes 5:18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

PENDAHULUAN

Suatu ketika George Muller (1805-1898) seorang pemilik panti asuhan Ashley Down orphanage di Bristol, England, telah mengangkat 10.024 orang yatim piatu selama hidupnya pernah menghadapi satu keadaan tidak ada makanan sama sekali padahal waktu makan malam telah tiba. Apa yang dilakukannya? Dia dan anak-anak asuhannya mulai menata piring, sendok, garpu, gelas dan peralatan makan lainnya di atas meja makan.

Kemudian Muller mulai meminta mereka duduk di tempat mereka masing-masing. Tiba-tiba ada seorang anak menceletuk, ”Mana makannya?” Dengan yakin Muller menjawab pertanyaan tersebut, ”Sebentar lagi datang.” Dia kemudian mengajak mereka berdoa mengucap syukur atas berkat yang telah diberikannya sekalipun makanannya belum ada. Setelah amin, tiba-tiba terdengar pintu diketok seseorang dan akhirnya setelah dibuka ternyata terdapat jumlah makanan yang cukup banyak.

Makanlah mereka semua malam itu. Hal itu terjadi berkali-kali. Itulah kuasa dari pengucapan syukur.
Mengucap syukur dalam keadaan baik semua orang bisa melakukannya. Tetapi mengucap syukur dalam segala hal tidak semua orang bisa melakukannya. Kita lebih mudah bersungut-sungut dari pada mengucap syukur bila keadaannya buruk. Bukan berarti kita mengucap syukur atas pekerjaan iblis yang dilancarkan kepada kita atau mengucap syukur atas malapetaka atau kemalangan yang menimpa kita. Bukan! Kita mengucap syukur bukan pada keadaannya tetapi mengucap syukur kepada Tuhan bahwa sekalipun keadaannya buruk Dia pasti menolong dan menunjukkan kebaikan-Nya kepada kita. Sehingga iblis tidak mendapat keuntungan atas kita.

Tidak ada seorangpun manusia yang memiliki kemampuan mengucap syukur, salah satu yang hilang dari dalam diri manusia ketika jatuh dalam dosa, kalau tidak mengenal Allah bagaimana dan kepada siapa mereka bersyukur, ketika keadaan semua baik sangat mudah kita mengucap syukur atas sesuatu yang baik, namun ketika keadaan berbalik, keadaan buruk, keadaan tidak menyenangkan masihkah manusia bisa bersyukur?

Maka kalau ada orang yang bersyukur itu karena kegerakan Allah didalam dirinya, karena Allah telah memberikan kuasa yang hebat didalam diri orang tersebut sehingga mampu untuk bersyukur, ada tiga bukti kuasa Allah yang menggerakkan manusia untuk bersyukur yaitu:
1.     

  1. KUASA YANG MENGGERAKKAN HATI BERSYUKUR.
  • Mat.5:7 “Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.”
  • Amsal 4:23 “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.”
  • Kalau ada orang yang mengucap syukur itu semua harus muncul dari hati, apakah hatinya tulus, apakah hatinya bengkok, atau hatinya gelap. Tindakan mengucap syukur diawali dari hati, Allah memberi kuasa kepada hati untuk dijaga dan takluk pada Firman Tuhan.
  • Hatilah yang menunjukkan ketulusan seseorang untuk benar-benar menaikkan syukurnya dihadapan Allah. I Sam 16:7 Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: . . . . . . .  Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.
  • Jadi walau ucapan syukur begitu bagus, begitu banyak, begitu hebat, namun tidak mulia karena hatimu jahat, hatimu berdosa, hatimu gelap, tidak ada satupun syukurmu yang berkenan dimata Tuhan.

 2.     KUASA MELIHAT KARYA ALLAH YANG DISYUKURI
  • Ilustrasi:
  • Andoy : "Engkau tahu Tuhan, ujian matematikaku hari ini sangat buruk, tetapi aku tidak mencontek walaupun teman2ku yang lain melakukannya. Ayahku mengalami musim paceklik dan yang bisa kumakan hanyalah kue ini.Terima kasih buat kue ini Tuhan!. aku tadi melihat anak kucing malang yang kelaparan dan aku memberikan kueku yang terakhir buatnya.. lucunya, aku nggak begitu lapar. Lihat, ini sepatuku yang terakhir..mungkin minggu depan aku harus berjalan tanpa sepatu. Engkau tahu Tuhan sepatu ini akan rusak, tapi tak mengapa..yang terpenting aku tetap dapat pergi ke sekolah.

    Tuhan kata orang-orang kami akan mengalami musim panen yang susah bulan ini, karena itu beberapa temanku sudah berhenti sekolah. tolong bantu mereka supaya bisa sekolah lagi.

    Oh ya, Engkau tahu Ibu memukulku lagi. Sakit sekali, tetapi aku bersyukur karena masih memiliki seorang ibu. Dan rasa sakit ini pasti akan hilang. Lihatlah lukaku ini Tuhan ??? Aku tahu Engkau mampu menyembuhkannya, disini bekas lukanya (Andoy memegang bekas lukanya) Tolong jangan marahi Ibuku ya..??? memang dia sedang lelah dan kuatir memikirkan kebutuhan makanan juga biaya sekolahku .. Itulah mengapa dia memukulku.
  • Kegerakan bersyukur karena dilatar belakangi akan berkat Allah dan janji-janji Allah pada manusia, namun pertanyaannya, masihkah kita bisa bersyukur kepada Tuhan kalau kita sedang susah, ketika kita sedang sakit, ketika kita sedang stress memikirkan usaha yang semuanya tertutup dan buntu?
  • Justru disanalah Allah akan menunjukkan kasih setianya, menunjukkan kebaikannya, walaupun dalam keadaan demikian, Tuhan tidak meninggalkan kita, Tuhan senantiasa menunjukkan pertolongannya didalam setiap waktu, Tuhan tidak membuat kita sampai tergeletak. Selama kita mencari Tuhan.
  • Itulah sebabnya kita mengucap syukur dalam segala keadaan.
  • Mengapa Tuhan Yesus selalu mengucap syukur sebelum makan, karena kalau ada yang bisa dimakan itu artinya masih ada mujizat yang nyata yang Tuhan tunjukkan dan nyatakan pada kita.
  • Bersyukurlah karena Tuhan itu baik.

3.      KUASA UNTUK TINDAKAN BERSYUKUR
Didalam Alkitab dicatat ada tiga bentuk syukur yang dilakukan oleh orang Yahudi yaitu:

A.    Ada Korban Syukur
·         Yunus 2:9 Tetapi aku, dengan ucapan syukur akan kupersembahkan korban kepada-Mu; apa yang kunazarkan akan kubayar. Keselamatan adalah dari TUHAN!
·         Ibrani 13:15 Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya.
·         Berupa tindakan baik itu korban persembahan syukur, perilaku dan segala kehidupan kita yang menunjukkan kalau kita itu bersyukur.
·         Pelayanan adalah bentuk ucapan syukur karena Allah telah menyelamatkan kita, namun seringkali kita melakukan pelayanan tidak dengan persiapan yang bagus, tidak menyiapkan hati kita, tidak menyiapkan diri kita, berlatih dengan baik untuk menampilkan yang terbaik supaya nama Tuhan di permuliakan. 

B.     Ada Doa Syukur dan
·         I Tim 2:1 Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang.
·         Banyak yang bersyukur asal-asalan dalam doanya dan menjadi ucapan rutin saja, tanpa berdoa didalam kesungguhan untuk bersyukur pada Tuhan.
·         Mengadakan syukuran dirumah seringkali ditumpangi dengan kesombongan bukan kerinduan hati mengundang banyak orang untuk benar-benar melihat hal yang disyukuri yang terbukti dalam kehidupan keluarga tersebut.

C.     Ada Pujian Syukur
·         Nehemia 12:46 Karena sudah sejak dahulu, pada zaman Daud dan Asaf, ada pemimpin-pemimpin penyanyi, ada nyanyian pujian dan nyanyian syukur bagi Allah.
·         Banyak lagu, pujian yang mengajak kita untuk bersyukur, namun sering kali ketika kita menyanyikannya tidak dengan hati yang bersyukur, tidak dengan sikap bersyukur dan tidak dengan pelayanan atau pujian yang benar-benar menunjukkan kalau kita sedang bersyukur.
·         Bersyukur melalui pujian tidak harus di lakukan di gereja, dimana saja anda berada, entah sedang menyetir mobil, entah sedang bekerja kita bisa sambil memuji Tuhan sebagai ungkapan syukur kita atas kebaikanNya.

KESIMPULAN
Ibrani 13:20-21
Maka Allah damai sejahtera, yang oleh darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agung segala domba, yaitu Yesus, Tuhan kita, kiranya memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya, dan mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepada-Nya, oleh Yesus Kristus. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar